by Hira Listya Pinastika
Betapa indahnya suasanamu
Gunung yang hijau terbentang
Jalan yang panjang berliku
Menghiasi cantik kotamu
Kau sangatlah indah
Keindahanmu sangat menakjubkanku
Sehingga membuat , bola mataku , tak berkedip sedikitpun untuk menatapmu
Pandanganku tak lepas dari indah suasanamu
Aku terpesona melihat keindahanmu
Gemuruh air terjun
Hutan yang menghijau
Bunga-bunga semerbak mewangi
Kupu – kupu yang berkejaran
Cantik sekali
Tetapi
Kini kau sedang berduka , diliputi lara yang membahana
Sumateraku terguncang gempa yang menghancurkan dan memilukan
Kota porak poranda , bagai puzzle yang tak tersusun
Banyak jiwa yang resah , sukma yang melayang
Seakan terlepas dari raganya
Gedung yang menjulang tinggi ,bangunan yang megah
Sekarang rata dengan tanah
Tanpa sisa sedikitpun
Teriakan orang terdengar mengharukan
Rintihan saudara-saudara semakin menyakitkan
Saat ku tengok ke kanan dan kiriku
Semua hancur lebur tak teratur
Saat ku berlari kesana dan kemari
Kulihat tubah-tubuh bergelimpangan
Nyawa seakan tak berharga
Bagai dedauanan yang luruh di musim gugur
Rintihan dan tangisan pun terdengar di setiap penjuru
Anak yang mencari ayah ibunya
Ibu yang kehilangan anak tercintanya
Ibuku… Ibuku … Ibuku…
Ayahku… Ayahku…
Oh ayahandaku…
Ibundaku , dan saudara-saudaraku dimana gerangan berada?
Ku terjatuh , bangun dan terjatuh lagi untuk mencarimu
Hatiku sedih dan pilu , langkah ku hampir terputus
Menangis kehilangan dirimu
Hanya tangis , dan tangis yang dapat kulakukan saat itu
Ku tahu , ku yakin ibundaku , aku takkan kehilangan mu
Aku memohon kepadaNya
Ya Allah ……
Selamatkan ayah , bunda , dan saudara-saudaraku
Ku percaya hanya Tuhan yang menentukan umur kita
Ya Allah……
Aku berharap Engkau selamatkan saudaraku
Kebingungan dan rasa rinduku menjadi luka yang menoreh di hati
Ku yakin… ayahku… bundaku.. saudara-saudaraku
Mereka pasti selamat
Mereka pasti selamat!!!
Ku yakin itu
Namun , aku tak tahu entah dimana mereka berada
No comments:
Post a Comment